Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gerakan Indonesia ASRI di Parapat, Kapolres Simalungun Pimpin Ratusan Personel Bersihkan Kawasan Wisata Danau Toba

2/08/2026 | 08:04 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T01:04:19Z

SIMALUNGUN (bareskrim.com) | Pantai Bebas Parapat yang biasanya ramai wisatawan, Sabtu pagi dipenuhi pemandangan berbeda. Ratusan personel berseragam dari Polres Simalungun, TNI, Polisi Air, hingga pegawai pemerintahan kompak mengangkat sampah, membersihkan drainase, dan merapikan jalanan. Di tengah mereka, tampak Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., ikut berkeringat bersama anak buahnya.


Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Sabtu siang, 7 Februari 2026, sekitar pukul 11.20 WIB, menjelaskan kegiatan luar biasa ini. 


"Kapolres kami AKBP Marganda Aritonang, pada Sabtu pagi ini langsung memimpin Gerakan Indonesia ASRI—singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Ini gerakan nasional yang baru saja diluncurkan Presiden RI dalam Rakornas Pemerintahan tanggal 2 Februari 2026," ujar Kasi Humas membuka penjelasannya.


Gerakan Indonesia ASRI merupakan program ambisius pemerintah untuk memperbaiki lingkungan dan hunian di seluruh Indonesia. 


"Presiden sangat concern dengan kebersihan lingkungan. Beliau ingin Indonesia tidak hanya maju, tapi juga bersih dan asri. Polres Simalungun langsung merespons dengan action nyata," ungkap AKP Verry dengan antusias.


Pagi itu, sekitar pukul 08.15 WIB, di halaman Siantar Hotel Parapat, Kapolres memimpin apel gabungan yang diikuti ratusan personel. 


"Saya ingin seluruh personel memahami bahwa ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Ini adalah gerakan nasional yang harus kita wujudkan dengan sepenuh hati. Jaga sinergitas, tunjukkan sikap humanis kepada masyarakat," kata Kapolres dalam arahannya yang penuh semangat.


Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah keterlibatan massif lintas instansi. Hadir langsung Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama Ibu Wakil Ketua Ny. Ennik Imam. 


"Para ibu Bhayangkari tidak hanya datang, tapi ikut turun tangan membersihkan sampah. Ini sangat inspiring," ungkap Wakapolres Simalungun.


Seluruh jajaran pimpinan Polres Simalungun hadir lengkap: Kabag Ops Kompol M. Manik, Kabag SDM Kompol Manaek Sahala Ritonga, Kabag Log Kompol Pandapotan Butar Butar, semua Kasat dari Reskrim hingga Binmas, seluruh Kasie, Kasubbag, para perwira, brigadir, dan ASN. Total ratusan personel Polres Simalungun terlibat.


Setelah apel, Kapolres membagi personel ke beberapa titik strategis. Pukul 08.35 WIB, semua personel bergerak sesuai pembagian zona. Bentuk kegiatan sangat komprehensif membersihkan sampah di jalan, trotoar, drainase, taman, area parkir, bahkan sudut-sudut yang biasanya terlupakan. Dari sampah plastik, botol, dedaunan, hingga lumpur.


Selama 2,5 jam, ratusan personel bekerja tanpa henti. Semua kompak, semangat, dan penuh dedikasi. Sinergi TNI-Polri-Pemerintah Daerah terlihat sangat solid. Semua bekerja seperti satu tim. Tidak ada sekat institusi. Semua punya tujuan sama: mewujudkan Parapat yang ASRI.


Hingga pukul 10.30 WIB, kegiatan selesai dengan hasil maksimal. Kawasan Parapat sekarang jauh lebih bersih. Jalan bersih, drainase lancar, taman rapi, pantai kinclong. Hasilnya sangat memuaskan.


Kapolres Simalungun dalam penutupan menyampaikan pesan penting. Gerakan Indonesia ASRI bukan program sesaat. Ini komitmen jangka panjang. 


"Saya berharap masyarakat Parapat ikut menjaga kebersihan yang sudah kita ciptakan bersama hari ini. Mari kita jaga Parapat tetap ASRI," kata AKBP Marganda Aritonang.


Kasat Reskrim AKP Herison Manullang yang juga terlibat menambahkan, kami akan jadikan ini kegiatan rutin. Setiap bulan kami akan lakukan kerja bakti mendukung Gerakan Indonesia ASRI. 


"Parapat harus menjadi role model kawasan wisata bersih di Indonesia," katanya.


Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin menutup dengan optimisme. Dengan semangat seperti hari ini, saya yakin Gerakan Indonesia ASRI akan berhasil. Tidak hanya di Parapat, tapi di seluruh Simalungun, bahkan seluruh Indonesia. Wakapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan demi terwujudnya Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.


Sementara itu, masyarakat sekitar memberikan respons luar biasa positif. Seorang pedagang sate di tepi jalan bercerita, 


"Pagi-pagi saya sudah lihat rombongan besar berseragam bersihkan jalan. Saya kira ada apa. Ternyata kerja bakti dipimpin langsung Kapolres. Luar biasa! Jarang ada pejabat mau kotor-kotoran begini," kata pedagang dengan mata berkaca-kaca.


Seorang wisatawan dari Medan yang sedang berlibur di Parapat juga terkesan. Saya kaget lihat ratusan polisi dan TNI bersihkan sampah. 


"Di Medan jarang lihat yang seperti ini. Kalau semua daerah begini, Indonesia pasti bersih," ungkap sang wisatawan.(r/B/amr)



×
Berita Terbaru Update